Aku selalu salut pada orang2 yang memiliki kategori di bawah ini:
- Orang yang bisa ngendaliin hawa nafsunya buat gak buka internet selama satu minggu.
- Orang yang bisa gak ngasih komentar apa pun ketika sedang nonton infotainment.
- Orang yang gak senyum sama sekali pas lagi lihat OVJ.
- Orang yang gak mindah channel tivi ketika acara yang sedang diikutinya lagi break iklan (catatan: remote tivi tidak dalam kondisi sedang rusak, tombol channel tivi bisa dijangkau minimal menggunakan kaki).
- Orang yang dengan ikhlasnya merelakan uang kembalian nasi goreng: “udah bang, yang enam ribu buat abang aja”
Dan sekarang bertambah satu lagi rasa salutku, yaitu pada:
6. Orang yang dengan enjoynya nonton sinetron Indonesia.
Ikut nangis darah ketika pemeran utama wanitanya dikhianati kekasihnya dengan cara memacari pembantu tetangga (apalagi setelah tahu kalo pembantunya itu seorang pria), atau ikut geregetan ketika pemeran utama lelakinya gak jadi ketemu sama pemeran utama wanita padahal mereka tadinya dalam satu ruangan yang sama (heeeyyy, halooouuuwww…??!)
Salut. Bener2 salut deh!
Kenapa aku memasukkan kategori orangyangsukanontonsinetronindonesia kedalam list tersebut? Ini semua bermula dari sini (jeng jeeeng..!) Hampir satu minggu aku ngendon di rumah. Dan sekedar info, saluran tivi yang nangkring di Polytron 14’’ itu adalah hanya lima stasiun swasta dan satu stasiun nasional. Walhasil acara yang bisa dinikmati pun itu itu aja.
Hari ter horor selama nonton tivi di rumah terjadi pada hari Kamis, 24 januaari 2010. Jam belum menunjukkan pukul delapan malam, tapi rasanya malam sudah begitu larut. (bukan… bukan masalah malam Jum’at, bukaaannn… lebih horror dari itu deh!) You know what? Semua stasiun tivi (catet, stasiun tivi dalam Polytron 14’’-ku) menayangkan program yang sama, si ne tron!
Menit pertama, stasiun I: adegannya tentang dua orang kakak beradik. Sang adik mengalah pada kakaknya karena kakaknya juga mencintai pria idaman sang adik. Padahal diam2 pria tersebut menaruh hati pada sang adik. *garuk-garuk kepala*
Menit kedua, stasiun R: adegannya seorang pria yang membatalkan pertunangannya karena dia melihat salah satu tamu wanitanya (yang notabene adalah mantannya) hampir pingsan dan akhirnya berlari meninggalkan tempat berlangsungnya acara pertunangan tersebut. *benturin kepala ke tembok*
Menit ketiga, stasiun S: adegannya seorang wanita yang menolak cinta seorang pria (yang padahal dicintainya), karena dia mendengar kabar bahwa sang pria sudah dijodohkan oleh orang tuanya dengan wanita lain (yang padahal wanita itu adalah dia). *ngais-ngais tanah*
Ada adegan yang lebih horror lagi gaaaakkkk???
*merindukan sinetron Indonesia yang bermutu..
Sinetron2 yang ga mendidik dan penuh adegan kekerasan tetep diproduksi.. Udah banyak dapet kritikan tapi para produser seolah tak peduli..
–__–”
beth:
iya buuu…
kangen keluarga cemara
Comment by fairuzdarin — June 28, 2010 @ 2:57 am
ora tau nonton aku hahahaha…
mungkin km musti salut sama emakku beth, beliau suka banget nonton sinet sampe jengkel2 sendiri..
bahkan pernah di usir si sutradara sinet kesayangannya kr dengan pede nya memasuki lokasi syuting trus pegang2 si pemeran utama yg dia suka..
kacau-kacau dah tu..
beth:
wew!
emak kamu?
bi umay po??
dapet tanda tangan sapa tuh?
*lain kali nitip kalo mo ketemu Christian Sugiono*
Comment by iestea — June 28, 2010 @ 3:51 am
Halah halah halah halah…. Saya salut sama sampeyan yang menyempatkan diri menyimak semua kelakuan itu…. (hore)
beth:
ada yang salut sama beth?
aw…aw…aw…
*terharu*
tengs eniwei nahdhi
Comment by nahdhi — June 28, 2010 @ 5:03 pm
Yang itu paporitku, jangan diganti duluu….!!!
*siap2 ngrebut remote*
beth:
air mata surga?
*lunga mlipir meneng2 meng kamar sebelah*
XD
Comment by suliwa — June 29, 2010 @ 2:21 am
kangen film “kelabang seribu”-ne berry prima dan adfen bangun…
beth:
kok dadi malah pada kangen2an??
Comment by samsul arifin — July 1, 2010 @ 3:48 am
Eh cinta fitri sudah season keberapa ya beth?
beth:
sujud syukur saya, CF sudah tamat riwayatnya
*senyum bahagia*
Comment by hanif — July 13, 2010 @ 2:53 pm
ada yg lebih horor lagi, kalo emak gue lagi nonton sinetron, suasana horor bgt, makanya sebelum sinetron mulai semua chanel yg nayangin sinetron gue hapus dulu….he he
beth:
good jobbb… i like it!
*pinjem senyumnya mbak Rianti*
Comment by yanto — February 4, 2011 @ 4:18 am