Diajengbeth’s Blog

August 17, 2010

bukan sebatang es krim, tapi secangkir mokacino

Filed under: Uncategorized — bethenglish @ 12:46 pm

Tetanggaku punya putri kecil, sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya). Sekarang usianya sekitar 5 tahun, baru masuk TK nol kecil. Bunga ini pada awalnya suka sekali makan es krim. Saking sukanya sama es krim, hampir tiap hari dia kekeh menyuruh kakaknya untuk membelikan es krim (walaupun toko belum buka). Dan bila mungkin suatu hari dia berhasil mengeluarkan jin dalam botol, sudah bisa dipastikan hal pertama yang dia minta adalah: minta sepuluh bungkus es krim! (untuk ukuran anak TK, punya sepuluh bungkus es krim udah bisa bikin wibawanya naik 150% di antara anak TK nol kecil lainnya).

Tapi entah mengapa, akhir-akhir ini minat ke-es kriman Bunga menurun. Dari yang tiap hari minta dibelikan es krim, kini jadi tiap 35 hari sekali, tepatnya malam Jum’at kliwon (kagaaak… bo’ong kok…). Ya, Bunga kini sudah bosan dengan es krim. Kira-kira apakah yang terjadi? Apa karena dia terlalu lebay dengan hampir tiap hari makan es krim? Entahlah, hanya Tuhan, Bunga, dan penjual es krim yang tahu… *menghela nafas*

Dan tahukah kawan? Bukan hanya Bunga yang sedang mengalami kebosanan. Sekarang ini seorang temanku juga sedang mengalami sebuah kebosanan.  Tapi kali ini bukan es krim yang menjadi obyeknya. Bosan dengan apa? RELATIONSHIP-NYA. Ya, dia sedang berada pada titik jenuh tingkat kebosanan dengan hubungannya bersama partnernya. Secara kronologis, aku kurang tahu kenapa dia bisa sampai pada titik tersebut. Tapi menurut ilmu sotoyku, ini bukan sebuah rintangan yang beratnya se level dengan badai Elnino bagi mereka. Mereka hanya perlu suasana yang berbeda ketika mereka lagi bareng. Ya, mungkin gaya nge-date mereka. Yang tadinya ketika makan bersama pas lagi nge-date mereka gak suap2an, sekarang coba mereka suap2an bertiga sama tukang parkir (gak bisa ngebayangin tukang parkir yang bolak balik nyuapin – niup sempritan – ngerapihin motor – nyuapin lagi – niup sempritan lagi – ngerapihin motor lagi. Gituuu terus sampe kakek2). Atau mungkin gaya komunikasi mereka, dalam hal ini sms. Yang biasanya mereka nyelipin bahasa Inggris di sms mereka, coba sekarang selipin sandi morse.

Memang terkadang bagi mereka yang sedang menjalin relationship bersama partner mereka, JENUH merupakan suatu hal yang wajar. Jika jenuh itu bisa di recycle dengan baik, ini bisa menjadikan sebuah relationship yang akan terasa lebih segar. Jadi pintar2lah me-recycle kejenuhan tersebut. Mungkin dalam hal ini para pembuat pupuk kompos bisa menjadi guru yang baik. ;)

Tapi tenang kawan, sebuah relationship itu bukan es krim. Yang ketika sudah dibuka musti buru2 dimakan dan ketika udah mencair sudah gak enak lagi untuk dimakan. Relationship adalah secangkir mokacino. Ketika masih panas harus diminum pelan-pelan, dan ketika hangat bisa dinikmati dengan lebih nikmat. Ketika sudah dingin? Bisa dikasih es batu, masukin dalam cangkir. This is it! Secangkir mokacino dingin yang pastinya terasa lebih segar.

Ups, time is up! Aku mau nyari es batu dulu. Mokacino-ku udah mulai dingin nih…^^

Advertisement

5 Comments »

  1. Kejenuhan dalam hubungan merupakan hal yang biasa memang rutinitas dalam berkencan cuma itu2 aja> nonton, makan di cafe dlsb. mungkina anda bisa mencoba gaya kencan dibawah pohon kamboja d.a. gang mumun @ puraganda City dengan membawa bekal (nganggo rantang) sendiri dan air putih yang disiapkan dalam kendi … wah sangat romantis … dan jika anda dikejutkan oleh hal2 yang agak misterius maka anda akan semakin dekat dengan pasangan anda (saking wedine). jangan lupa membawa secangkir teh sebagai penutup(mari ngeteh, mari bicara) bicarakan tentang kejenuhan dan unek2 anda bersama pasangan anda dan pikirkan rencana selanjutnya.

    beth:
    siap komandan!
    memang, pengalaman adalah segalanya… ;)

    Comment by Evi bo!!! — August 17, 2010 @ 1:46 pm

  2. kuwe sing komen nduwur sih sapa? deneng keren temen…

    beth:
    kae kowe diomong sombong Pin.haha!
    kuwe kanca SMP ku…
    kanca SMA mu…
    kanca kuliaeh Mayang, Wuryanti, Lulus…

    Comment by samsul arifin — August 17, 2010 @ 11:25 pm

  3. Wakakak ipn2 sombong kowe lah masa ra kenal aku

    Comment by Evi bo!!! — August 18, 2010 @ 9:08 am

  4. *ngakak sit lah*
    aku bingung garep komen apa, ora due relationship si :P
    mungkin carane evi mantep kue, kur nek mandan wedi nang ngisor kamboja ya jajal nang pinggir kali
    kan lumayan kambi mancing, asal aja mancing sing liwat bae :D

    beth:
    huehehehe
    nang pinggir kali? ide bagus kuwe!
    hasil pancingane ulih akeh kan bisa go meningkatkan pendapatan
    *prinsipekonomi* :D

    Comment by iestea — August 18, 2010 @ 9:10 am

  5. Kayane bethi lagi jenuh dengan Mr. S?
    He he he
    Pacaran nang pos ronda bae beth, karo gaplean, qiyu-qiyunan nek ra karambolan, beda tho dadine?
    mengko pacarmu mesti ngomong “Ga ada loe ga rame”
    wkkk *tips sotoy

    beth:
    baleni mening gole maca Bud…
    *ngontalna lup*

    Comment by hanif — September 1, 2010 @ 8:10 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.